Tag

Kuhirup dalam udara pagi-ku

Meresap dalam setiap ujung hela nafas-ku

Menembus paru-paru, arteri dan vena-ku

Memenuhi otak-ku

Pikirku kembali ‘berontak’

Menyeimbangkan suasana hati

Menuruti protes pikir

atas kondisiku saat ini

Dari jendelaku ku tangkap gelap langit

Batinku menembus gelap,

Seimbangkan pikirku yang mengangkasa

Menilik setiap bilik impianku

Yang tertanam dalam batas-batas nalarku

Banyak yang hilang tlah kembali

Ada yang lenyap hilang ada yang membekas pun ada yang mengores tajam Membentuk guratan

Menyusun setiap detail peta hidupku

Terus berjalan menuju titik akhir, menuntun pada status takdir

Gelap masih memenuhi otakku

mengganggu kewarasanku

Terang-Mu membimbingku

Memanduku menuju ketetapan-Mu

Terseok, berjalan, pelan, setengah berlari, berlari kencang dan bahkan melesat sampai ke suatu titik di sisi lain hidupku yang tidak pernah aku duga

Dan aku sekarang berjalan dalam langkahku

Jasadku diam terduduk, hati dan pikirku terus berjalan

Tanpa atau dengan teman seiring, akupun terus berjalan

Menuju dekat-Mu

(krwg, 05)