Bismillahirrohmanirrohiim..

Tanggal 08 Syawal 1429 Hijrah bertepatan dengan 8 Oktober 2008 kurang lebih jam 22.15 waktu indonesia bagian Temanggung, Jawa Tengah, Hanania belajar menangis dan bernafas dari udara langsung untuk pertama kali setelah sembilan bulan lebih dalam kandungan Bunda.
Alhamdulillahirobbil’alamin.. Hana lahir dengan normal dan lancar, dibantuin ma Bude Ida ma Eyang Putri ma Bu Bidan Eny.
Pertama kali membuka mata, subhanallah, inikah dunia yang sering diceritakan oleh Bunda ma Bapak waktu Hana masih dikandungan Bunda.. ?Beberapa saat setelah lahir, Hana ditidurkan dipangkuan seorang perempuan cantik yang selanjutnya Hana mengerti kalau beliaulah bunda Hana, yang dengan penuh cinta dan sayang mencium dan mengajari Hana minum ASI untuk pertama kali.. (terimakasih Bunda).
Oya, kok waktu baru lahir Hana tidak ditunguin Bapak, tapi gak apa-apa, bapak kerja jauh disana. Kata Bunda waktu itu, Bapak Hana gi di perjalanan, insyaAllah sebentar lagi nyampe, baru pagi harinya setelah Bunda dan Hana mandi dan bersih, alhamdulillah Bapak datang dan langsung manggil ‘Dede’ sayang beberapa kali, ini bapak datang !”(waktu itu belum dipanggil Hana hehe..), sambil tersenyum ma hana dan Bunda. Waktu itu Hana yang belum genap berumur 24 jam sedang nengok ke arah kiri, dan Bapak manggil dari arah kanan, subhanallah, Hana dah kuat menggerakkan kepala menoleh dari kiri ke kanan dan menyaksikan Bapak yang selama ini tidak jarang ngajak ngobrol Hana dari luar kandungan.

Kata bunda, Hana jarang nangis, kalaupun nangis cuma bentar, malahan kalau pas tidur, sering senyum-senyum sendiri..
Dah ya Hana mau tidur lagi, kasihan bunda capek ngegendong Hana..